Anak-anak ku, Berilah Ketabahan Terbesar Untuk Mereka yaa Rabb

Liburan bulan Januari kemarin saya pulang ke Gorontalo. Alhamdulillah saya senang banget anak-anak memilih untuk tinggal bersama saya. Hampir sebulan saya liburan di Goronalo, kami tinggal di kamar belakang rumah saudara saya, maklum kamar yang biasa saya tempati bednya terlalu kecil untuk kami bertiga jadi mama menyuruh saya memakai kamarnya untuk saya dan anak-anak. Hari-hari selama saya liburan walaupun dengan sarana bermain yang terbatas saya berusaha membahagiakan kedua anak saya. Bermain dgn oleh-oleh mainan yang saya bawa dari Makasar dan kadang pergi ke toko naik motor bertiga hanya untuk sekedang membeli mainan atau cemilan merupakan suasana yang tak terkira membuat saya bahagia. Tak dapat dinilai kebahagiaan saya disaat melihat mereka tertidur pulas setelah bermain, melihat mereka menghabiskan makanan dengan lahap, nonton film Masha bersama, tertawa bersama dan kadang menangis karena rebutan sesuatu. Anak-anak, kalian adalah harta mama yang tak ternilai harganya, mama akan berusaha semampu mama untuk membahagiakan kalian, walau mungkin sering mama bersikap tegas terhadap kalian tapi mama sangat menyayangi kalian, tanda irisan operasi di perut mama tak pernah hilang rasanya apalagi kasih sayang mama terhadap kalian.

Yang membuat mama sedih saat itu adalah kondisi badan kalian nak, kalian nampak kurus, terlebih si kakak, kondisi fisiknya sangat memprihatinkan, untuk anak usia 5 tahun harusnya berat badan idealnya 18 kg (untuk anak usia 1-10thn menghitung BB ideal itu rumusnya 2xUmur+8), tapi si kakak hanya 16 kg😦

Kalau dd alhamdulillah walaupun BBnya turun namun masih berada di bb ideal 14kg.

Melihat kondisi kalian mama jengkel sama papa kalian, dia terbukti berbohong tentang perkembangan berat badan kalian. kalau ga salah sekitar tanggal belasan mama menelpon kalian, saat itu mama menanyakan berat badan kalian masing-masing, papa kalian menjawab kalau BB si kk 18kg dan dd 16kg. Senang banget mendengar berat badan kalian segitu, saat itu mama bersyukur kalian berarti terpelihara kesehatannya (minimal kan dilihat perkembangan fisiknya seperti apa), ternyata saat mama ukur waktu mama pulang itu BB kalian hanya 16 dan 14kg. Tidak mungkin hanya dalam waktu 2 minggu berat badan kalian turun hingga 2kg, kompakan lagi dd dan kk turun BBnya, ga masuk di akal kaann.

Sekali lagi saya tertipu dengan telah masih mempercayai dia, padahal dari awal dia sudah membohongi saya. Ini kan soal anak, maka kata-katamu yang selalu terlihat diplomatis, ‘kalau soal anak-anak harus kita bersama-sama”, Iblis!! dikira saya tidak akan membawa timbangan apa saat liburan itu. Rasa sukur mama yang dlu memdengar BB kalian berada di atas bb ideal musnah, ucapan terima kasih sama tante kalian karena telah merawat kalian terganti dengan rasa jengkel, pantas kalian seperti itu, bekal makanan saat hari pertama kalian bersama mama saja dibawa dari rumah kalian hanya nasi dingin dan sepotong ikan plus semut2 hidup yg merayap di sela-sela nasi. Masak pagi ga sih tuh si tante. mata kamu dikemanain.

Eh.. Mana tanggung jawabmu, saya mo ajak anak-anak kamu dengan kasar menahan mereka tapi lihat anak-anak, apa mereka baik-baik saja. kamu hanya menahan anak-anak biar semua orang menganggap saya salah meninggalkan mereka, biar orang-orang mencaci saya tanpa sedikitpun melihat apa yang telah kamu lakukan kepada kami. Jangan harap saya tinggal diam, saya peringati, jangan kalian hidup tenang karena kebencian dalam hati ini terlalu bergemuruh.

Kk kok susah sekali si nak berat badan kamu naik, kamu terlalu kurus sayang, setiap hari selama mama di sana mama selalu ngukur berat kalian, kakak tetap aj di 16,4kg. Si dd alhamdulillah selalu nambah 0,1 kg setiap hari, kadang turun kalo lagi ga mau makan tapitren bb hariannya naik, beda sama si kk, angkanya susah sekali berubah. Maafin mama ya nak, mungkin beban hidup ini yang membuat kamu seperti ini, kk sudah memikul beban yang terlalu berat di usiamu sehingga membuat kondisimu seperti ini, ya ampun menetes lagi air mata mama nak menulis ini. maafkan saya yang telah melahirkamu dalam kondisi keluarga seperti ini😥

Sedikit saja menghibur mama kata-kata oma kalau badan kk tuh kyak mama waktu mama seusia kamu, kecil, kurus tapi besar gini malah dah overweight, hmmm… moga kamu sehat dan umur panjang yaa nak, aamiinn..

Anak-anak ku, Berilah Ketabahan Terbesar Untuk Mereka yaa Rabb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: