Maafkan saya..

Rupanya dah siang..
Namum msh belum mau bergegas keluar kamar kost. Pasti di luar udah terik mataharinya, tpi hari ini harus ngukur jalan lagi karena ada yang pengen dibeliin baju baby..

Sambil nunggu kiriman model baju baby yg pengen dibeli, ngutak-ngatik hp aj dan pengen ngisi blog, dari semalam sih mau nulis ucapan maaf ini tapi smalam sibuk daftarin teman joinan bisnis di http://oriflame.co.id

Sedih banget ngebayanin hidup aku yang seperti ini, siapa sih yang mau, ga pernah terlintas dalam mimpi akan jadi seperti ini tapi life must go on sebelum Allah mencabut nyawa ini..
Walau kadang aku protes tpi aku berusaha untuk tidak menyesali jalan hidupku yang sudah ditakdirkan seperti ini, setinggi2nya orang bermimpi tak akan pernah bisa menghindar jika dia sudah ditakdirkan untuk jatuh tersungkur..

Mama..Papa.. Terima kasih karena telah melahirkan aku di dunia ini, yang telah begitu banyak berkorban dan memberiku doa yang tak terhingga banyaknya hingga aku seperti ini..
Mama.. Papa.. Tapi maafkan saya karena saya sering membuat kalian menangis, membuat kalian marah dan sedih, bahkan sekarang membuat kalian sakit melihat apa yang terjadi dalam hidup saya, maafkan anakmu ini yang tidak bisa memberikan bukti keberhasilan kalian dalam membesarkan anakmu ini sebaik2 yang kalian mampu, maafkan jika anakmu ini mengecewakan kalian..

Anak-anakku.. Maafkan mama yang telah melahirkan kalian dalam hidup yang tidak pernah kalian harapkan akan menjadi seperti ini, maafkan mama yang sudah berputus asa menghadapi papa kalian, maafkan mama yang telah gagal menjadi ibu yang sempurna untuk kalian, kalian masih terlalu kecil untuk mengerti, maafkan mama yaa sayang..

Anak-anakku, maafkan kondisi hidup kita yang telah memaksa kalian untuk lebih dewasa dari umur kalian sekarang ini, maafkan kondisi hidup kita yang telah menuntut kalian untuk lebih tegar, maafkan atas ketidaknyamanan hidup kalian, maafkan jika kalian iri melihat anak-anak sebaya kalian bahagia bersama kedua orang tua mereka..

Jalan hidup memang tidak pernah terprediksi, kita yang mendapat ujian yang lebih dariNya, kuatlah walau kita merasa tak mampu..

Mama.. Papa.. Saya masih butuh doa dan dukungan kalian sampai ajal menjemput..
Anak-anakku.. Mama masih ingin melihat kalian hidup melewati ujian ini dan hidup lebih baik dari sekarang, teruslah berdoa yaa nak, jangan lupa Allah bersama kalian..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: