Agar Balita Tak Cemas Berpisah saat Sekolah

Karena si dd dah masuk sekolah, saya nyari2 leteratur lagi tentang persiapan mo ke sekolah, dan menemukan artikel ini, moga berguna buat teman-teman yg punya balita yang akan masuk sekolah😉

Tahun ini, balita akan memasuki dunia sekolah. Sebuah dunia yang tentu saja baru baginya. Di mana, tidak akan ada Ayah atau Bunda yang akan selalu menemani. Sehingga, di minggu pertama sekolahnya, balita merasa cemas  tak mau berpisah dengan orang tuanya.

Untuk mengantisipasinya, terlebih dahulu lakukan beberapa hal berikut ini:
Latihan berpisah.  Seminggu sebelum sekolah, lakukan latihan perpisahan. Caranya, lebih sering meninggalkan anak dengan nenek atau pengasuh, namun tepati janji menemuinya kembali pada waktunya. Ciptakan salam berpisah, lambaian tangan rahasia, toss atau cium pipi.
Kenali sekolah. Sebelum mulai sekolah, ajak anak melihat kelas, bertemu di halaman sekolah, agar anak familiar.

Jangan besar-besarkan. Jangan terlalu sering bertanya, “Kamu senang, kan, sebentar lagi sekolah?” karena membuat dia gugup. Jangan menjanjikan sesuatu yang tidak bisa dikontrol, misalnya, “Kamu akan punya banyak teman.” Jika pengalaman anak tidak sesua janji tersebut, sekolah malan jadi hal yang menakutkan.

Ajak anak belanja keperluan sekolah. Kegembiraan memilih perlengkapan sekolah menciptakan perasaan positif tentang sekolah.

Temukan wajah yang sudah dikenal. Ajak anak menemui guru atau teman barunya sebelum sekolah di mulai. Setidaknya ada 1-2 wajah yang sudah dikenalnya saat masuk sekolah.

Bepikir positif. Anak bisa merasakan suasana hati Anda, karena itu Anda sendiri harus tenang.

Ice breaker. Ajak anak membuat gambar untuk diberikan kepada ibu guru di hari pertama. Selain ice breaker, anak gembira jika gambar itu dipajang.

Tradisi hari pertama. Berfoto bersama atau sarapan special, jadikan hari pertama sekolah setiap tahunya pengalaman menyenangkan. Berbagai pengalaman, katakan sewaktu kecil Anda juga gugup sekolah, tapi lama-lama berganti senang.

Ingatkan rumah. Jangan terlambat tiba di sekolah karena anak dan Anda akan tambah gugup!
Jangan “Kabur.” Saat meninggalkan anak di kelas, jangan berbohong Anda mau ke toilet. Pastikan anak tahu Anda pergi untuk menjemputnya kembali. (me)

Disadur dri ayahbunda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s