Salahku karena Salahmu tpi tetap Salahku karena Memilihmu

Sudah lama rupanya ga ngblog lagi, untung aplikasi wordpress di blackberry belum terhapus jadi saat melihat appnya msh aktif, langsung deh nih mencet-mencet tuts, mpe bikin judul yg moga ga bikin bingung para bloger skalian..

Hmm…beban berat ini tak akan pernah ada habisnya menimpaku. Hidup yang dulu kuyakin bisa membuatku bahagia ternyata menyayat hatiku seiris demi seiris hingga hatiku entah menjadi apa bentuknya. Jalan hidup yang aku pilih sendiri lah yang mencampakanku dalam keterpurukan penuh lara. Aku yang sudah jenuh hidup dalam kebahagiaan yang pura-pura akhirnya memberontak protes terhadap pilihanku sendiri.

Saat ini sudah genap 5 bulan aku pisah dengan suamiku dan sudah 3 bulan aku tidak serumah lagi bersama dia. Sebagai seorang wanita muslim aku tau meninggalkan rumah suami adalah hal yang tidak disukai Allah, maka aku bermohon ampun akan hal itu. Tapi aku yakin Allah maha mengetahui alasan aku keluar dari rumah itu, bukan keinginanku untuk lari dari rumah, aku terpaksa karena aku wanita biasa yang sangat lemah dan sudah tak tahan lagi berpura-pura bahagia di rumah itu.

Andai saja rumah orang tuaku seperti rumah mu, pasti akan ku bawa kedua anakku. Kamu slalu merasa rumah keluarga aku tidak pantas untuk anak-anak kmu. Maafkan mama nak, maafkan mama karena tdk bisa bertahan lagi, mama sadar perpisahan mama dan papa kalian akan mengguncang jiwa kalian tpi hal yang sama tetap terjadi jika mama terus bersama papa kalian, setiap hari penuh amarah, setiap hari selalu saja ada yang bikin sensitif hingga kalianpun terkena impasnya. Terbukti dengan kita semua hampir mati karena papa kalian akan menabrakan mobil di jalan dan hal-hal lain yang bikin rumah itu panas walaupun setiap sudut rumah itu dipenuhi hawa dingin AC. Mama tidak mau hal seperti itu sering mewarnai hidup kalian. Perpisahan mama dan papa ini tidak berarti kita tidak akan bersama2 lagi, kalian tetap anak mama, sampai kapanpun mama akan marasakan sayatan di perut mama tempat kalian keluar bertemu mama pertama kalinya, sampai kapanpun asi yang mama berikan akan tetap membekas di hati kita, mama yakin kalian akan lebih tegar dan mengerti, doa2 mama terus mama berikan disetiap sholat mama untuk kalian anak-anak mama, farhan dan athar dan almarhum kk kalian fahri yang menunggu kita disana..

Untuk kamu yang sudah menghancurkan semuanya, Silahkan kamu ngomong sesuka mulut kamu, silahkan kamu terus mencari-cari kesalahan saya, silahkan kamu terus membela diri kamu, tapi tetap semua ini terjadi karena kamu yang menghancurkannya, kamu yang tidak pernah berfikir akan sperti ini sebelum melakukan aib itu, seandainya kamu bisa memegang janji kamu, seandainya kamu bisa berfikir hal negatif yang bisa terjadi jika kamu masih sperti itu, menghubungi para lelaki pemuas keabnormalan kamu itu pasti tidak akan begini jadinya, kamu yang telah menghancurkan mimpi2 saya akan sebuah keluarga malah sekarang menuduh saya meninggalkan anak-anak, padahal saya hanya meninggalkan kamu..

Amarah ini sudah tidak bisa aku bendung lagi, dada ini sudah terasa sesak, mata ini sudah sangat membengkak dengan lelehan tangis pilu membayangkan hidupku yang menjadi seperti ini, hancur..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: