Janinku divonis menderita ascites

Kandunganku tak terasa sudah berusia 7 bulan, rencananya awal bulan januari ini kami akan melaksanakan doa syukuran 7 bulanan. Bahagia banget, mengingat tidak lama lagi hari-hariku dan suamiku akan diwarnai dengan tangisan anak yang telah lama kami nantikan.

Namun kegembiraan itu berangsur-angsur hilang ketika aku sakit dan memeriksakan diri ke dokter, kebetulan dokter langgananku lagi banyak pasien dan atas anjuran teman suamiku aku ke dokter yang tidak banyak pasiennya namun dari promosinya tampak kalau dokter kandungan tersebut termasuk bagus dalam melakukan pemerikasaan. Setelah aku diwawancarai oleh dokter tersebut aku langsung dibawa ke ruang USG. Setelah dokter tersebut mengambil beberapa bagian gambar janinku dokter tersebut terlihat nagat gusar yang membuat aku gelisah, karena pemeriksaan USGnya padaku termasuk sangat lama bila dibandingkan dengan pemeriksaan USG yang dilakukan oleh dokter kandungan langgananku.

Rasa was-was itu akhirnya terjawab sudah, dokter itu menvonis kalau janinku memiki cairan berlebih yang abnormal dalam rongga perutnya yang dalam istilah kedokteran disebut asites atau ascites. Entah bagaimana ekspresi wajahku saat itu, antara tangis yang tertahan, marah ke dokter yang kali aja salah dan rasa bersalah terhadap janin yang ku kandung serta pada suamiku😥

Untuk memastikan pemeriksaan dokter tersebut aku dan suamiku langsung ke tempat praktek dokter langgananku, meskipun pasiannya sangat banyak aku berusaha membujuk asistennya untuk mempertemukan aku dengan dokterku, namun malam itu ternyata dokterku sedang ada operasi jadi asistennya menyuruh aku dan pasien lainnya untuk datang esok harinya, dan untuk menenangkan aku, suamiku menelpon dokterku dan mengatakan hasil USG dari dokter yang telah memeriksaku malam itu. Dokterku menyuruh kami untuk datang lebih awal esoknya sebelum pasien yang terjadawal hari itu berdatangan.

Besoknya karena suamiku kedatangan tamu dari luar daerah terpaksa datang ke dokter terlambat dari jadwal yang sudah dijanjikan, namun asisten dokterku mengizinkan kami masuk. Karena malam itu juga dokter mendapat panggilan untuk operasi terpaksa dokter kandunganku buru-buru memeriksaku, dia hanya men-USG sebentar dan membenarkan diagnosis dokter yang kemarin dengan menunjukkan gambar cairan abnormal itu kepadaku dan suamiku, katanya gambar abnormal itu baru muncul karena waktu pemeriksaan bulan-bulan kemarin janinku masih normal dan sehat. Dokter cuma menyarankan agar aku memeriksakan darahku terlebih dahhulu untuk mengetahui penyebab asites (ascites) tersebut baru akan langsung diambil tindakan sebisanya.

Sedih banget, di situ tangisku tak bisa ku bendung lagi, karena detak jantung janinku kata dokter sangat normal begitu juga organ lainnya selain hati yang memiliki pembuluh darah yang membengkak berisi cairan. Dokter mengatakan kalau bukan thalassemia penyebabnya adalah toxoplasma, makanya harus diperiksa darah dulu. kemungkinan negatifnya kata dokter anakku bakal lahir cacat atau tidak bisa diselamatkan, Ya Allah, kuatkanlah aku dan suamiku….. semoga bayiku masih bisa diselamatkan, amien…..

Ya Allah…. janga biarkan aku dan suamiku putus asa

Kupanjatkan doa kepadaMU yang menjadikan dan meniadakan

Sembuhkanlah aku dan janinku

Berilah kami kesempatan untuk lebih lama menjadi hambaMU di muka bumi ini

Ku pinta doa dari semuanya, semoga kami kuat menghadapi segala cobaannmu

Karena kami yakin Engkau tak akan memberikan cobaan yang tak bisa kami atasi…

Berilah kami petunjuk yaaa Allah…..

Amien…..

17 Comments (+add yours?)

  1. erwina
    May 15, 2010 @ 22:15:06

    dear bun, aq juga punya masalah yang sama ditemukan ascites pada janinku 8bulan padahal di usia 6.5bln normal, malah aq mengikuti saran dokter untuk usg 4d segala tapi di t4 usg dokter bilang bayiku sudah meninggal divonis asciter + dan pericardial effusion….wah rasanya tidak bisa diungkapkan perasaanku.yg aq bingung kenapa sih bisa tiba-tiba ascites, dokter minta aqu tes torch tapi belum kulaksanakan..masih trauma. yang sabar ya bun doaku ikut menyertai

    Reply

  2. chamoet
    Jun 01, 2010 @ 04:46:16

    iya bun, takdir memang ga bisa diduga dan ga bisa ditolak. Saya turut berduka juga atas apa yg menimpa bunda Erwina, moga smua itu ada hikmahnya ya bun.
    Mendingan bunda test TORCH aja, biar ntar klo pengen hamil lagi bisa diterapi lbh awal.
    Kita hanya bisa berusaha dan berdoa bun, Yang di Atas yg menentukan sgalanya🙂

    Reply

  3. iera
    Jun 09, 2010 @ 13:32:59

    rencana Allah memang ajaib mbak..selalu ada yang indah..tepat pada waktunya..skrg dah terganti y mbak chamoet?subhanallah.. barokallah mbak..salut dgn ksabaran mbak..smg mb erwina sabar n segera mendapat ganti yg lebih baik dr Allah..aamiin..

    Reply

  4. chamoet
    Jun 10, 2010 @ 01:06:18

    Iya mba Iera, Allah memang ga akan meninggalkan kita walaupun kita sdh merasa putus asa atas apa yg ditakdirkan ke kita, Subahanallah…Allahu Akbar…
    Allhamdulillah atas bantuan doa dari semua termasuk yg pernah membaca tulisan saya ini, saya sudah punya bayi yg lucu, sehat dan lincah skrg🙂
    Allways saya turut mendoakan semua ibu di bumi ini yang memeliki kasus yg sama dengan saya agar tetap YAKIN dan JGN PUTUS ASA

    Reply

  5. tari
    Sep 22, 2010 @ 08:37:03

    Assalamualaikum bund…

    Saat ini aku jg lagi bingung sm hasil pemeriksaan yg kurang lebih sama.. bhwa janinku yg berusia 6 bulan terdapat asites,sdgkn sebelumnya baik2 saja.

    kmrn sdh cek di RSCM jg, dan aku disarankan untuk cek darah inkompatibilitas ABO Rhesus dan Hipoalbumin, dan ada kemungkinan thalasemia…

    Bener-bener shock..dan ga bisa nahan nangis..

    Bisa share lagi gak bund.. gimana kondisi bayi bunda saat itu smp dgn melahirkan? apakah bisa diselamatkan dengan kondisi yg sehat?..

    Makasih byk ya Bund informasinya…
    I really need that…

    Reply

    • Icha Diyah
      Jul 24, 2014 @ 03:08:20

      Hlo mba Tari..
      maaf yaa baru balas, gmn kondisi mba skrg?

      Almarhum baby saya tuh sejak divonis ascites semakin melemah dan saya melahirkannya sudah meninggal, prediksi dokter meninggalnya sehari sebelum persalinan.. Sedih ga bisa diukur saat itu tpi alhamdulillah saya bisa lahiran normal, bayi tidak mempersulit saya untuk melahirkan dia..

      Reply

  6. siska
    Feb 19, 2011 @ 10:26:07

    ya allah..
    akku jadi takut…
    kini usia kandungan ku jalan ke 7..
    dan akku merasa takut setelah membaca artikel ini
    karena selama ini dokter selalu berkata normal.
    tapi benak ku selalu merasa khwatir….
    dan aku cuma bisa bilang yang tabah bagi ibu hamil yang megalami nya.
    semoga ALLAH memberikan jalan yang terbaik untuk kita

    Reply

    • Icha Diyah
      Jul 24, 2014 @ 03:10:31

      Hlo mba Siska..
      maaf yaa telat super telat balasnya
      moga aja bunda dan anak bunda sehat walafiat yaa…
      ga ada yang perlu ditakutkan, yang penting slain berdoa slalu jaga kondisi yaa biar tetap fit…

      Reply

  7. Ailin
    Aug 23, 2012 @ 11:41:58

    Gimana sekarang bund …………… sudah punya momongan lagi?
    setelah kasus tersebut ………. diperiksa apa aja?

    aku bulan kemarin cecar krn bayiku juga asites ……… trims infonya

    Reply

    • Icha Diyah
      Jul 24, 2014 @ 03:14:02

      Hlo mba Lin..
      maaf balasnya super telat nih..
      Alhamdulillah saya dah punya anak dua sekarang, setahun sejak baby saya yang pertama meninggal itu saya melahirkan anak kedua saya di tanggal dan bulan yg sama..
      dah ga diperiksa lab lg kok, tapi memang persalinannya riskan sekali, setiap hamil tua saya selalu demam jd dokter menyarankan saya untuk ceasar di 8 bulan takut nanti bakal terjadi hal yg sama..

      Reply

  8. Dewi Safitri
    Sep 01, 2012 @ 13:18:03

    Haloo mbak, yg sabar ya. apa yg mbak alami gak jauh dr saya, saya sangat mendamba2kan anak yg sy kandung, apalagi ini adalah anak pertama sy, tp ALLAH lebih sayang sm anak saya,waktu itu kehamilan sy jg 7 BLN penuh, saat itu sy jg gak bs terima dgn ap yg tlh di fonis dokter, tp suami & kel sy menguatkan sy.
    oooh ya mbak, low blh tau bagaimn dgn kehamilan selanjutnya, apakah sm dengan yg sebelumnya dgn diagnosa asites…tolong bls ya mbak, sy sangat ingin mengerti.

    Reply

    • Icha Diyah
      Jul 24, 2014 @ 03:16:27

      Hlo mba Dewi..
      maaf super jg yaa..
      gmn kabarnya sekarang? udah punya momongan brp?
      Alhmdlh saya sudah punya dua nih, tapi persalinannya hrs operasi krn sya tiap hamil 7 bulanan selalu demam tinggi, jd super kontrol ke dokter, dan di 8 bulan hrs dioperasi, gpp yg penting anak selamat..

      Reply

  9. Lyoneal's mom
    May 22, 2013 @ 00:02:51

    Hi all mau nanya gmna perkembangan bayinya? Ak juga mengalami kisah kurang lebih begitu. Usia kndungan ku 25 minggu dan mndadak dokter mem vonis asites ke baby ku. Ak check ke bbrp dokter sama. Ak sempat mengharapkan airny bisa hilang. tpi mingkin TUhan lebih sayang dengan dia. Baby ku cant make it😦 . Ak udh check darah smua negative. (Tidak ada thalasemia) Baik2saja selain kelebihan air di perut baby dalam jumlah banyak and air ketubanku lmyan bnyak. Kondisi organ bayi juga masih ok. Jdi tidak diketahui penyebab pasti kenapa baby ku bisa ascites. Ak takut apakah nanti mempengaruhi klo mau hamil ke 2. Tolong sharing y. Thanks bund

    Reply

    • Icha Diyah
      Jul 24, 2014 @ 03:19:16

      Hlo mamanya Lyoneal..
      maaf bngt yaa balasnya telat sangat…
      kehamilan saya yg kedua dan ketiga alhamdulillah bisa terselamatkan, sekarang saya punya anak cowok 2 tahun lebih dan 4 tahun🙂
      mba gmn? moga sehat dan ceria yaa..

      Reply

  10. paullgie
    Mar 12, 2014 @ 01:05:28

    janin anak saya juga demikian, hanya Allah SWT yang mampu menolongnya

    Reply

  11. Icha Diyah
    Jul 24, 2014 @ 03:20:47

    Hlo mba Paullgie
    gmn kabarnya sekarang?
    yang sabar yaa mba, Pasrahkan semua kepada Allah setelah kita banyak berusaha, moga diberi kekuatan dan kesabaran berlebih, amienn…

    Reply

  12. Lisnandia Wulandari
    Oct 21, 2014 @ 13:05:00

    Halo Mba Icha..
    Baru nemu blog-mu dan ini persiiiis banget kejadiannya sama aku. Tanggal 25 Agustus kemarin bayiku meninggal karena ascites waktu usia kehamilanku 33 minggu. Sampai sekarang penyebabnya masih menjadi misteri. Karena semua tes lab normal.
    Memang Allah lebih sayang sama anak pertama kita ya mba Icha.
    Alhamdulillah Mba Icha sekarang udah dapet pengganti yang lebih baik..🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: