Kacamata, Kebutuhan dan Gaya Hidup

KACAMATA saat ini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya model dan tipe kacamata yang sangat beragam.

Tetapi tahukah Anda siapa orang yang pertama kali memperkenalkan kacamata? Dia adalah George Airy, yakni seorang astronomer Inggris yang pertama kali memakai Lensa kaca pada tahun 1827 sebagai pengoreksi pandangan.

Sebelum tahun tersebut kacamata sudah mulai ditemukan dalam berbagai bentuk, seperti yang dijepitkan di batang hidung, kacamata satu gagang, yang diikat di kepala dan sebagainya, sedangkan kacamata yang disangkutkan ke telinga (spectacles) ditemukan pada tahun 1727 oleh optiker (ngarang istilah) Inggris, Edward Scarlett.

Seluruh dunia saat ini telah mengenal kacamata termasuk Indonesia, kondisi Indonesia yang beriklim tropis memberikan waktu bagi matahari untuk lebih banyak beredar. Kini sudah tidak lagi aneh melihat para pejalan kaki menggunakan kacamata matahari, bila sebelumnya pemakai kacamata matahari identik dengan pengendara kendaraan bermotor atau para turis dilokasi wisata.

Namun, sebelum Anda memutuskan untuk mengikuti gaya hidup ini, maka sebaiknya simak ulasan berikut mengenai tiga hal penting berkacamata.

Model yang beragam juga membuka peluang bagi para penggemar kacamata matahari untuk menambah koleksinya mulai yang murah meriah sampai yang fancy dan mahal. Model apapun yang Anda pilih sebaiknya ingat beberapa pokok hal berikut :

1. Kesehatan

Pilih dan gunakan kacamata yang bisa memberikan perlindungan kesehatan, terutama bagi sepasang bola mata Anda yang berharga.

2. Keamanan

Mampu memberikan kenyamanan saat berkendara terutama di siang hari, agar terhindar dari kecelakaan lalulintas karena pantulan-pantulan yang menyilaukan dari kendaraan lain. Juga jangan lupa untuk mengenakan model yang tidak merepotkan Anda sendiri dan bukan justru mempersempit pandangan.

3. Penampilan dan Kegunaan

Beberapa jenis kacamata memang didisain untuk dikenakan para olahragawan, seperti pada olahaga voli pantai atau ski es. Sepasang kacamata oakley tentu cocok untuk mereka yang beraktifitas di luar ruang dan bergerak aktif, namun belum tentu cocok dan elegan untuk mereka yang berada dibalik kemudi sedan. Menambah koleksi memang menyenangkan, dan sepasang kacamata baru bukan pengecualian. Murah belum tentu berkualitas, jadi tergantung mana yang Anda inginkan, apakah sekedar peneduh mata atau pelindung mata?

Manfaat Kacamata

Memang dulu kacamata matahari identik dengan warna hitam atau coklat tua. Tapi kini seiring dengan perkembangan mode, sudah cukup banyak rangkaian warna yang ditawarkan untuk sepasang kacamata matahari, yang dulu sekedar disebut kacamata hitam. Saat Anda berkendara atau saat matahari begitu terik, perlengkapan yang satu ini tentu mendukung kenyamanan Anda.

Sepasang kacamata matahari akan memberikan keteduhan bagi mata Anda. Tapi jangan salah untuk memilih kacamata hitam yang baik memang tidak mudah, bahkan tidak murah. Tentu ada bedanya sepasang kacamata yang berharga Rp 10.000 dengan yang berharga jutaan rupiah, sekalipun yang berharga jutaan rupiah itu belum tentu jauh lebih baik tapi biasanya menang dimerek. Kacamata untuk baik untuk menangkal silaunya sengat matahari sebaiknya memiliki kemampuan melindungi mata dari:

1. Ultraviolet, yang bisa merusak kornea dan retina mata. Kacamata hitam yang baik baik lagi kalau mampu menangkal secara menyeluruh agar menghindari mata dari resiko kebutaan dini.

2. Cahaya Terang yang bila mengekspos bagian mata secara berlebihan bisa merusak retina, contohnya pantulan matahari pada bodi mobil. Kacamata yang baik harus mampu menahan 97 persen dari cahaya terang.

3. Kilau, seperti pantulan matahari pada permukaan air. Biasanya kacamata yang baik telah dipolarisasi lebih dahulu agar bisa mengilangkan efek kilau yang bisa mengganggu pandangan.

4. Frekuensi Cahaya, yang pada kondisi tertentu membuat pemandangan menjadi kabur. Pada beberapa model kacamata matahari terdapat beberapa alternatif warna yang bisa meredam cahaya ini.

Beberapa penelitian mengingkatkan radiasi sinar ultraviolet (UV) dapat menyebabkan katarak dan kemunduran fungsi mata seperti yang dialami lansia. Nah, memakai kacamata hitam adalah cara paling mudah untuk melindungi mata dari bahaya radiasi sinar matahari. Tak perlu mahal ketika membeli sepasang kacamata hitam, perhatikan tipe-tipe yang sesuai dengan keperluan anda:

? Untuk pemakaian sehari-hari, cobalah lensa kacamata berwarna “ringan” yang dapat menghalangi 70 persen UVB, 20 persen UVA dan 60 persen cahaya yang masuk. Kacamata ini dikelompokkan ke kacamata tipe kosmetik.

? Untuk keperluan rekreasi di luar ruangan seperti misalnya saat tour, jalan-jalan di taman, window shopping, pilih lensa kacamata berwarna sedang dan agak gelap. Kacamata jenis ini dapat menghalangi 95 persen UV B, 60 persen UV A dan 60-90 persen cahaya. Kaca mata jenis ini dikelompokkan ke kaca mata normal. Sebagian besar kacamata yang masuk dalam kategori ini.

? Untuk keadaan yang sangat terang, ketika anda menghabiskan liburan dengan pergi ke pantai, menikmati sunset, bermain watersport (olahraga rekreasi pantai), pilihlah kacamata berwarna sangat gelap, dengan penghalang sinar UV. Pada label kacamata ini harusnya tertulis dapat menghalangi 99 persen UV B, 60 persen UV A dan 97 persen cahaya. Kacamata jenis ini dikelompokkan ke tipe kacamata dengan keperluan khusus.

(sumber : Okezone.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: