Isi tulisan ini sebenarnya tidak pantas untuk ditulis
08 Dec 2010 Leave a Comment
in Curhat
Sebuah ketulusan tidak seharusnya terungkap karena keikhlasan yang terdalam itu terwujud apabila semua hal dilakukan sambil tersenyum dan tanpa rasa tertekan…
fyuuuuuhhhhh…sesak bangeeet…
Apa yang kau rasakan bila usahamu tidak diakui.. kau sudah bersusah payah mengerjakan pekerjaanmu tapi tiba-tiba Bosmu dengan sangat entengnya mengatakan ‘Apa sih yang kau kerja selama ini?”. Itu mungkin tidak seberapa teririsnya hatimu dibanding jika suamimu sendiri tidak mengakui apa yang telah kau lakukan…
Bangun lebih awal padahal tidur malam tidak pernah sempurna..
Menyetrika pakaian kerja sambil membuat sarapan semampunya karna mengejar waktu untuk ke kantor, itupun kadang terlambat karna si baby menangis masih pengen tidur sambil nenen..
Pulang kantor langsung mengurus dan menemani si baby…
Memasak walau kadang hanya bisa menyediakan santapan sederhana, itupun kalau si baby ga rewel didudukin di kursi rodanya, kalau rewel tak satupun yang bisa dikerja mandipun tak sempat sampai menunggu suami datang..
Malam berlanjut.. setelah lelah bermain, si baby pengen tidur dan itu pun harus nenen sampai pules, berusaha memberikan kenyamanan bagi baby walaupun punggung terasa pegal..
Menghidangkan makan malam untuk suami…
Dan di saat si suami tertidur pulas entah berapa kali si istri terbangun karena si baby pengen nenen atau hanya sekedar memperbaiki posisi tidur si baby, memastikan si baby tertidur pulas..
TAK ADA DI HATI INI BERHARAP MENDAPAT BALASAN, karena itu adalah kewajiban dan bahkan hak istri sebagai seorang ibu!
Namun…Saat marah semuanya pudar di mata suami
——
Suamiku.. kenapa diamku kau balas terlalu perih seperti itu…
Anakku… harapan besar agar kau tumbuh sehat dan berumur panjang melebihi usia bundamu, walau tak seberapa nilainya tapi jangan pernah lupakan sayang dan kasih bunda kepadamu…
Amieennnn
