Tips Menyimpan Makanan Bayi

DIBEKUKAN

Untuk mengurangi pekerjaan memasak untuk bayi, dan terbuangnya makanan lebihan bayi (bayi makan sangat sedikit), berbagai makanan bayi bisa dimasak dalam jumlah banyak lalu di bekukan di lemari es. Dengan cara ini , makanan bisa tahan agak lama. Perlu diingat juga tidak semua makanan bisa dibekukan, beberapa berubah teksturnya setelah masuk lemari pembeku seperti tahu. Silakan mencoba sendiri mana yang tetap baik dibekukan, mana yang tidak.

Yang bisa dibekukan: kaldu ayam/sapi, dan aneka pure/bubur buah atau sayuran, seperti apel, avokad, pisang, mangga, pir, brokoli, kol bunga, wortel, jagung, buncis, kacang kapri, dan daging. Beberapa bahan makanan berikut akan berubah teksturnya jika dibekukan, antara lain tahu, telur, kentang dan melon.

Caranya:
  • Masukkan satu jenis pure atau bubur lembut ke dalam wadah pencetak es batu yang bersih/steril. Ratakan. Jika tidak ada tutupny, tutupi wadah dengan plastik.
  • Masukkan ke dalam lemari pembeku (freezer).
  • Setelah beku, keluarkan dari wadah, lalu simpan ke dalam kantong plastik. Lebih baik lagi jika Anda masukkan 2-3 potong (sesuaikan untuk 1 porsi) ke dalam kantong plastik ukuran kecil. Tempelkan label bertuliskan tanggal pembuatan dna bahan pembuat pure pada kantong plastik.
  • Segera masukkan kembali ke dalam lemari pembeku. Atur agar yangberada di deretan terdepan/atas (dan dikonsumsi lebih dulu) adalah kemasan makanan yang paling dulu.
  • Wadah pencetak es batu dapat Anda gunakan untuk membuat pure jenis lain.
Catatan:
  • Maknan beku harus berada pada temperatur -12 derajat Celcius (ini adalah temperature maksimum yang dapat dicapai oleh lemari pembeku rumah tangga). Hindari membuaka tutup pintu lemari pembeku.
  • Untuk kulkas 2 pintu atau lebih, letakkan kemasan makanan beku di dalam ruang lemari pembeku, jangan di bagian pintunya.
  • Jangan pernah membekukan makanan dalam sembarang wadah gelas, misalnya botol bekas makanan bayi. Wadah yang tidak secara khusus dibuat untuk pembekuan, kemungkinan akan retak dan meninggalkan serpihan-serpihan yang teramat sangat kecil, atau pecah secara tiba-tiba.
  • Gunakan makanan yang sudah beku sesuai kebutuhan bayi. misalnya, satu atau dua buah hasil cetakan dengan satu atau lebih rasa dipadukan.
  • Jika ingin membekukan kembali makanan beku yang sudah dicairkan, makanan tersebut harus dimasak terlebih dahulu (temperatur masakan sat dipanaskan minimal mencapai 70 derajat Celcius). Namun, hal ini hanya dapat Anda lakukan satu kali saja, jangan diulang-ulang.
  • Makanan di dalam freezer memiliki waktu penyimpanan yang bervariasi, dari 1 sampai 3 bulan, namun sebaiknya makanan bayi yang sudah dibekukan digunakan dalam waktu maksimal 1 bulan. Semakin cepat diberikan, semakin baik.

DIDINGINKAN

Makanan bayi bisa juga dibuat dengan jumlah sedikit, lalu setiap sisa makanan disimpan di lemari pendingin (refrigerator). Makanan yang didinginkan di lemari pendingin sebaiknya tidak dipakai bila sudah melebihi 48 jam (beberapa orang mengatakan bisa tahan hingga 72 jam).

Jangan memberi makan bayi langsung dari tempat menyimpannya. Ambil sedikit ke piring, bila kurang bisa ditambah. Air liur bayi yang menempel di sendok makannya bisa membawa bakteri yang membuat makanan menjadi cepat rusak.

Peralatan: wadah tahan dingin bertutup atau plastik yang bisa dirapatkan (ukuran disesuaikan dengan porsi makan bayi) dan label berperekat.

Yang bisa didinginkan: bubur tepung beras, pure/bubur lembut buah atau sayur.
Caranya:
  • Masukkan makanan bayi ke dalam wadah yang bersih/steril. Usahkan satu wadah untuk satu porsi makan bayi.
  • Rekatkan label, cantumkan bahan dan tanggal pembuatan makanan pada bagian luar wadah.
  • Masukkan ke dalam lemari pendingin (refrigator).
  • Atur agar yang akan dikonsumsi terlebih dahulu, berada di deretan depan atau atas, dan itu adalah kemasan makanan yang paling lama atau lebih dulu disimpan.
Catatan:
  • Hindari menyimpan makanan bayi yang telah dibiarkan lebih dari 2 jam pada suhu ruang.
  • Makanan disimpan di lemari es maksiaml 58 jam, setelah itu harus langsung dimakan (untuk pure/bubur buah), dipanaskan (tim, microwave) hingga suhu 70 derajat Celcius (untuk bubur, sayur), dibekukan, atau dibuang.
  • Jangan memberi makan bayi langsung dari tempat menyimpannya.
  • Ambil makanan bayi secukupnya. Jika perlu porsi tambahan ambil maknan dari wadah penyimpannya menggunakan sendok yang bersih/steril. Air liur bayi yang menempel di sendok makannya bis amembawa bakteri, yang membuat makanan jadi cepat rusak. Jangan pernah menyimpan sisi amakanan dari piring bayi.

Dari berbagai sumber

About these ads

1 Comment (+add yours?)

  1. ika
    Sep 07, 2010 @ 04:24:47

    kalo untuk bubur gasol bisa gak disimpan di magic jar?
    bisa sampai berapa jam?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: