Cara Hemat Berbelanja

Kyaaakz…uang ludeeeeeeeeeeeeeeeeess…..

Panik karena harga barang ikut2an naik ngikutin lonjakan harga BBM? Gelisah karna uang bulanan cepat habiz? eits… Ga usah panik n gelisah dulu ya, coz percayalah kita lebih pintar dari pedagang-pedagang yang menaikkan harga barang-barang itu. Kita dapat menghemat belanja ada beberapa cara :

1. Biasakan melihat CHIRASHI (lembaran harga2 diskon dr supermarket) setiap akan belanja. Disarankan melihat Chirashi yang tidak berwarna, karena biasanya harga diskonnya akan lebih murah.

2. Jangan belanja memakai kereta dorong, biasakan membawa keranjang dengan tangan. Hal ini bisa mengurangi belanja berlebihan, karena kalau kita sudah merasa keranjang berat, otomatis kita akan mengurangi belanja yang tidak perlu.

3. Jangan belanja dengan perut kosong, untuk menghindari lapar mata sehingga bisa mengurangi belanja yang tidak perlu (hanya karena selera).

4. Belanjalah saat weekend, karena penawaran barang2 diskon lebih banyak saat weekend daripada weekdays.

5. Belanjalah saat supermarket hampir tutup (kalau memungkinkan), karena biasanya diskon akan bertambah untuk barang2 tertentu (spt ikan, dan makanan jadi) kalau supermarketnya mau tutup.

6. Di sudut2 rak barang biasanya ada penawaran barang2 murah, jadi sebelum mulai belanja berkelilinglah sebentar di supermarket untk melihat barang2 murah yang ditawarkan terlebih dahulu.

7. Untuk yang tinggal berdua (suami istri misalnya), jangan membeli sayuran, ikan dalam kemasan besar. Misalnya beli wortel satu buah saja, kol 1/4 potong, dll. Intinya sesuaikan dengan kebutuhan berdua.

8. Jangan meletakkan uang berlebihan di dompet sebelum pergi belanja, kalau budget perminggu 2000 Yen, maka bawa 2500 Yen. Jadi bisa mengurangi nafsu belanja karena duit di dompet lebih dari budget. Kalau punya kartu kredit, tinggalkan kartu kredit di rumah. (ini berlaku utk ibu2 yg tdk disiplin dlm masalah budget, seperti misalnya aku..ehehhe..). Kalau aku sendiri sengaja belanja di supermarket yang tidak bisa gesek kartukredit. jadi kalau uang pas2an, ya belanja sesuai dgn jumlah uang.

9. Jangan sering makan di luar. Selain pemborosan, makanan luar juga tidak terjamin kesehatannya (kalau di Jepang mungkin kehalalannya yang lebih harus dipertimbangkan). Kalau makan di luar aja, minimal 1000 yen sekali makan berdua, itu bisa digunakan untuk memasak makanan di rumah utk 2 hari.
Kalau ingin mengajak anak2 makan di luar, biasakan untuk weekend saja, atau kalau ada hari2 spesial. Hal ini juga membiasakan si anak untuk lebih menyukai masakan rumahan yang dimasak ibunya, dan membiasakan si anak berhemat juga.

10. Jangan pernah membuang makanan, pakailah prinsip recyle/daur ulang pada makanan yg masih layak di makan. Misalnya sisa makanan tadi malam diolah lagi dengan dicampur dengan bahan2 lain.

11. BIasakan membuat menu mingguan, sehingga pas belanja kita sudah punya catatan kecil apa saja yang harus dibeli.

Ada lagi nich tips-tips belanja pintar yang sederhana dan bisa membantu Anda membangun kebiasaan berbelanja yang sehat, antara lain :

1. Kurangi membeli barang-barang yang nilainya menurun
Belanjakanlah uang Anda pada barang-barang yang nilainya bertambah. Kebanyakan orang berbelanja pada barang-barang yang nilainya habis begitu digunakan seperti, makanan, pakaian, atau nilainya menurun seperti barang elektronik dan barang-barang konsumsi lainnya. Selama anda sudah bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan maka berbelanja adalah hal yang wajar dilakukan dan buka sekedar lapar mata saja

2. Little stuff means a lot
Seringkali kita tidak merasa keluar uang banyak untuk beli rokok, beli cemilan atau sekedar ngopi-ngopi. Wajar saja jika kita lupa karena jumlahnya kecil saja dan sudah menjadi kebiasaan. Bahayanya adalah karena menjadi kebiasaan sehari-hari maka kita lupa bahwa jumlah yang kecil tadi jika kita kalkulasi dalam setahun jumlahnya jadi besar juga. Tentunya jumlahnya akan jadi lebih berlipat ganda jika diinvestasikan.

3. Jaga total cicilan hutang dibawah 30% dari gaji
Kebiasaan orang pada umumnya adalah menggunakan hampir 90% dari penghasilannya perbulan untuk membiayai kebutuhan belanja rumah tangga. Apa yang terjadi jika Anda mempunyai cicilan hutang rumah, mobil atau kartu kredit yang menghabiskan 50% dari penghasilan? Kemana Anda harus memenuhi kebutuhan belanja rumah tangga. Bisa-bisa Anda mencari pinjaman sana-sini untuk mencover kebutuhan rumah tangga. Karena itu jika anda harus berhutang, jagalah agar total cicilan hutang per bulan jumlahnya tidak lebih dari dari 30% dari penghasilan anda, sehingga sisanya sebesar 70% bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

4. Kartu kredit bukan uang lebih
Kartu kredit seringkali membuat kita lebih kaya daripada yang sebenarnya. Limit kartu kredit membuat kita serasa mempunyai uang tunai lebih. Padahal limit kartu kredit yang diberikan tidak gratis. Begitu kita pakai maka kita harus mengembalikannya, dan jika Anda tidak sanggup membayar lunas maka Anda akan dikenakan bunga. Karean itu untuk belanja sehari-hari bayarlah dengan uang tunai atau dari kartu ATM atau kartu debit Anda. Simpanlah kartu kredit Anda untuk keadaan darurat, sebagai sumber dana cepat kala keadaan gawat namun uang tunai tidak tersedia.

5. Miliki dana cadangan
Kadang-kadang walaupun orang sudah mempunyai anggaran belanja, tetap saja kebobolan. Hal ini biasanya karena ada pengeluaran tidak rutin atau tak terduga yang tidak terdapat dalam anggaran. Misalnya ada saudara pinjam uang, memberikan hadiah ulang tahun, sumbangan pernikahan, dan lain-lain. Biasanya untuk membayar pengeluran tak terduga ini kita terpaksa mengambil simpanan dari tabungan atau deposito atau memakai kartu kredit. Jika hal ini terjadi terus menerus akibatnya tujuan investasi Anda bisa tidak tercapai karena dananya selalu terpakai. Karena itu bentuklah dana cadangan minimal sebesar 2 atau 3 kali pengeluaran keluarga Anda per bulan untuk membayar pengeluaran mendadak yang tidak rutin ini. Jika penghasilan Anda tidak rutin atau belum stabil maka bentuklah dana cadangan lebih besar lagi. Sebelum Anda berinvestasi untuk tujuan keuangan apapun, pastikanlah Anda sudah membentuk dana cadangan ini terlebih dahulu.

dikutip dari berbagai sumber

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: